Ini yang Buat Usaha Mengecilkan Perut Buncit Gagal Total

Usaha Mengecilkan Perut BuncitPerut buncit menjadi masalah yang acap kali dihadapi oleh sebagian orang, baik pria maupun wanita. Selain tidak enak dilihat, perut buncit bikin susah cari baju & sulit untuk berjalan apalagi berlari. Sebetulnya, apa yang menjadi pemicu perut buncit? Alkohol, makanan berlemak & manis, makan sebelum tidur, ngemil berlebihan, makan dengan porsi banyak, malas olahraga, dan masih banyak lagi.  Cara ngecilin perut buncit sebetulnya ada banyak di antaranya akupuntur, sedot lemak, tummy tuck, konsumsi pil pelangsing, dan lakukan diet sehat. Sayangnya, apapun cara yang digunakan tapi Anda tetap melakukan ini, hasilnya bakal gagal total.

Pilih menu makan asal-asalan

Makanan yang dikonsumsi menjadi salah satu penyebab utama perut buncit. Ketika Anda tidak bijak dalam memilih menu makanan saat menjalankan program pengecilan perut, hasilnya tidak akan memuaskan. Seberapa pun lapar & keinginan Anda, pastikan tidak mengkonsumsi junk food, gorengan, daging olahan, & makanan yang mengandung karbohidrat, lemak, dan gula tinggi lain pemicu perut buncit. Anda disarankan memilih menu makanan ini:

  • Nasi merah. Perut tidak mudah lapar ketika mengkonsumsi nasi merah karena kandungan karbohidrat kompleks di dalamnya akan menyuplai energi ke tubuh secara bertahap.
  • Sayuran hijau. Sayuran hijau kaya akan serat sehingga membuat perut cepat merasa kenyang. Serat dalam sayuran hijau juga dapat melancarkan pencernaan.

Makanan-makanan yang dikonsumsi untuk menunjang usaha mengecilkan perut sebaiknya tidak digoreng, tapi direbus atau dikukus.

Malas olahraga

Usaha Anda untuk mengecilkan perut bakal gagal total jika sehari-hari Anda hanya duduk dan tidur. Makanan yang Anda konsumsi bukan diubah menjadi energi melainkan tertumpuk menjadi lemak yang buat perut buncit. Tidak ingin waktu & uang yang Anda keluarkan sia-sia, bukan? Yuk, iringi usaha Anda dengan berolahraga. Berikut ini olahraga sederhana untuk membantu mengecilkan perut buncit:

  • Hula hoop
  • Sit up
  • Squat
  • Bersepeda
  • Berjalan kaki atau berlari
  • Dsb

Agar maksimal, olahraga ini dilakukan minimal 3 kali dalam seminggu dengan durasi & repetisi yang bisa ditingkatkan secara bertahap. Anda juga bisa membuat jadwal untuk setiap kali olahraga. Misalnya, hari pertama sit up 10x dan squat 20x, hari kedua bersepeda 15 menit dan berjalan kaki 10 menit, dst.

Kurang minum air putih

Air putih bukan hanya bermanfaat untuk menyegarkan tenggorokan, mencegah kulit keriput, membantu mengendalikan asupan kalori, dan melindungi saraf tulang belakang, melainkan juga dapat melancarkan pencernaan sekaligus membuat perut kenyang (diminum sebelum makan). Untuk itu, jangan menyepelekan air putih. Jika tidak, upaya pengecilan perut yang Anda lakukan bakal sia-sia. Apalagi jika Anda lebih memilih untuk minum-minuman berkarbonasi dan beralkohol yang faktanya dapat membuat pembakaran lemak dalam tubuh tidak bekerja maksimal.

Banyak tidur

Tidur memang sangat penting untuk mengembalikan stamina, mengatasi stres, dan yang pasti meningkatkan kualitas hidup. Akan tetapi, bukan berarti bisa tidur dengan durasi yang berlebihan. 7 sampai 8 jam sehari menjadi durasi tidur yang ideal. Kalau terlalu banyak tidur bukan hanya kelelahan, depresi, diabetes, penyakit jantung, sakit kepala, & sakit punggung yang bakal dialami melainan juga obesitas. Hal ini lantaran tubuh memerlukan waktu pulih untuk membakar lemak secara normal. Makanan yang dikonsumsi akhirnya bertumpuk menjadi lemak di dalam tubuh.

Itulah beberapa faktor yang buat usaha pengecilan perut yang Anda lakukan gagal total. Jika tidak ingin biaya  & waktu Anda terbuang percuma, sebaiknya sebisa mungkin hindari faktor-faktor di atas. Semoga berhasil 😀 Untuk semakin menyempurnakan penampilan, Anda bisa cari cara menghilangkan komedo setelah mengatasi perut buncit 😀

Tips Melakukan Perawatan Gigi ke Dokter Gigi

Dokter GigiMelakukan perawatan gigi ke dokter menjadi salah satu hal yang wajb dilakukan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan gigi. Tentu saja, karena dokter akan mengecek kondisi gigi dan dapat mencegah bila hendak terjadi masalah pada gigi, entah itu menandakan gigi berlubang, keropos, atau berkarang. Perlu Anda ketahui, bila kesehatan dan kebersihan gigi kerap kali terabaikan tidak menutup kemungkinan gigi bisa menjadi kuning bahkan berlubang karena selalu dikikis oleh kuman dan bakteri. Tidak ingin mengalami hal demikian, bukan? Maka dari itu, mari jaga kesehatan gigi Anda dengan melakukan perawatan ke dokter dengan baik dan benar:

Pilih dokter gigi yang berpengalaman

Dokter yang menangani akan kesehatan gigi sudah pasti berperan penting terhadap hasil perawatan gigi yang dilakukan. Jika dokter melakukannya secara maksimal, besar kemungkinan hasilnya pun akan ikut maksimal. Begitu pula sebaliknya, apabila dokter belum cukup berpengalaman dan hanya sekadarnya saja melakukan perawatan bukan tidak mungkin hasil perawatan juga akan minim.

Untuk itu, Anda perlu memastikan dokter yang Anda pilih adalah seseorang yang sudah ahli dan terkenal bagus kredibilitasnya maupun integritasnya. Dalam hal ini ada dua cara yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan dokter gigi dengan kriterita tersebut, yakni melihat profil dokter melalaui website di internet dan juga bisa mengetahuinya dari para kerabat yang biasa berkunjung ke dokter gigi. Ingat, mengenali jati diri dokter menjadi salah satu hal penting yang patut dipertimbangkan guna mendapat dokter gigi yang benar-benar profesional.

Siapkan budget yang cukup

Perawatan gigi ke dokter memang tergolong cukup mahal. Untuk berkonsultasi saja kurang lebih biaya yang mesti dipersiapkan adalah sekitar 50 ribu rupiah, apalagi jika sudah melakukan perawatan seperti mencabut gigi atau menambal gigi. Untuk itu, menyiasati situasi seperti ini ada baiknya Anda persiapkan keuangan dengan baik agar finansial tidak menjadi kacau. Sebagai gambaran, untuk berkonsultasi hendaknya Anda persiapkan biaya kurang lebih dari 50-100 ribu rupiah.

Namun jika Anda memiliki berbagai keluhan terhadap gigi, entah itu gigi keropos, berkarang, berlubang, atau bahkan kuning hendaknya siapkan budget tidak kurang dari 500 ribu hingga 1 juta rupiah. Ingat, bila ternyata Anda mengalami masalah gigi berlubang lebih dari 5, bukan tidak mungkin biaya pengobatan bisa mencapai jutaan rupiah. Sebab tingginya biaya perawatan gigi pada umumnya akan disesuaikan dengan jumlah gigi yang bermasalah.

Ketahui tahapan perawatan yang dilakukan

Supaya hasil perawatan memuaskan, Anda juga perlu mengetahui tahapan yang mesti Anda lakukan. Contohnya, daam 1 tahun Anda hendaknya melakukan kunjungan ke dokter gigi sebanyak 2 kali. Selain itu juga, setelah perawatan Anda dilarang mengkonsumsi jenis makanan keras yang bisa memicu gigi menjadi sakit, khususnya perawatan pada gigi berlubang, dan lain sebagainya. Mengetahui dengan baik tahapan yang mesti dilakukan menjadi salah satu langkah tepat untuk menjaga kesehatan gigi dengan baik dan hasilnya juga memuaskan.

Gigi yang memiliki fungsi penting dalam kehidupan sehari-hari sudah sepatutnya dijaga dengan baik agar dapat digunakan seperti mana fungsinya. Meski membutuhkan biaya perawatan yang cukup tinggi, tapi perawatan gigi ke dokter gigi sangat memungkinkan untuk menjaga kesehatan gigi dengan baik dan benar. Selain itu, penting pula memprioritaskan jenis makanan yang dikonsumsi. Contohnya, makanan yang mengandung banyak gula tentu bisa memicu gigi berlubang. Artinya, akan lebih baik bila jenis makanan tersebut berupaya untuk dihindari dan menggantinya dengan makanan yang mengandung banyak vitamin C seperti jeruk yang bagus untuk kesehatan gigi dan mulut.

Agar Mata Selalu Sehat

Mata adalah salah satu organ vital di tubuh manusia yang harus dijaga kesehatannya. Ya, dengan adanya mata, manusia dapat melihat berbagai hal dan membedakan warna. Sayangnya, sebagian besar orang tidak tahu bagaimana cara menjaga kesehatan mata mereka. Hal ini terjadi karena rutinitas mereka yang begitu padat dan juga kebiasaan buruk yang dapat merusak mata. Lama-kelamaan, mata mereka akan rabun dan akhirnya mereka akan menggunakan kaca mata atau lensa kontak.

mata minus

Bagaimana dengan kesehatan mata Anda sendiri? Jika saat ini mulai merasa tidak nyaman dengan pandangan Anda, ada baiknya untuk segera memeriksanya ke dokter mata guna memperoleh perawatan yang tepat. Di samping itu, ada baiknya juga untuk melakukan hal-hal di bawah ini agar mata selalu sehat:

Konsumsi makanan dan minuman sehat

Dalam hal ini, makanan dan minuman sehat yang dianjurkan adalah yang mengandung vitamin A. Vitamin ini sendiri terdapat pada buah-buahan dan sayuran-sayuran, seperti: melon, markisa, jeruk bali, mangga, pepaya, cherry, tomat, labu, alpukat, nangka, kiwi, anggur, nanas, apel, raspberry, wortel, bayam, labu kuning, dan cabe merah. Selain itu, vitamin A juga terdapat pada susu, keju, telur, yogurt, dan minyak ikan. Sangat disarankan untuk mengkonsumsi makan dan minuman yang mengandung vitamin A setiap hari untuk hasil yang maksimal. Oya, buah-buahan yang mengandung vitamin A bisa Anda olah menjadi jus atau bubur buah agar Anda tidak bosan memakannya.

Hindari kebiasaan buruk yang dapat merusak mata

Sebagian besar orang tidak menyadari bahwa mereka sering melakukan kebiasaan-kebiasaan buruk yang dapat merusak mata mereka. Anda pun mungkin tidak menyadari hal tersebut. Lalu apa sajakah kebiasaan buruk tersebut? Cek di bawah ini:

  1. Membaca di tempat yang kurang pencahayaannya (gelap/temaram).
  2. Menonton film di laptop/tablet/hp dengan jarak yang dekat.
  3. Membaca saat di dalam kendaraan.
  4. Menghindari memakai kaca mata hitam ketika berada di bawah terik matahari.
  5. Menghindari mengedipkan mata di depan layar komputer.
  6. Menonton tv sambil tiduran.
  7. Menghindari konsumsi sayur dan buahan.

Sadari bahwa kebiasaan-kebiasaan buruk di atas dapat membuat mata lelah, mata kering, dan bahkan katarak. Oleh sebab itu, hindari kebiasaan buruk ini sesegera mungkin. Misalnya, jika Anda ingin menonton tv, sebaiknya ambil kursi dan duduk dengan jarak yang cukup jauh atau jika Anda ingin membaca novel, majalah, atau buku, pastikan bahwa Anda menghidupkan lampu atau carilah tempat yang terang. Apabila terjadi pemadaman listrik, jangan memaksakan diri untuk terus membaca. Sebaiknya istirahat dulu dan tunggu sampai listrik menyala kembali.

Istirahat yang cukup

Pakar kesehatan menyarankan untuk istirahat selama 8 jam per hari. Hal ini tidak hanya berfungsi untuk mengembalikan energy dan membuat tubuh rileks, tapi juga untuk mengistirahatkan mata. Sadari bahwa apabila Anda terus bekerja sepanjang hari, terutama di depan layar komputer, mata Anda akan cepat lelah. Hal inilah yang akan mempengaruhi kualitas penglihatan Anda apabila Anda tidak menyadarinya dengan baik. Oleh sebab itu, ketika pulang kerja, sebaiknya hindari menatap layar televisi atau gadget Anda. Ambil beberapa saat untuk membuat mata Anda kembali segar. Setelah jam 10 malam, sebaiknya Anda segera istirahat karena tubuh dan mata Anda sudah lelah.

Dengan melakukan hal-hal di atas, mudah-mudahan kualitas penglihatan Anda tetap terjaga dan Anda bisa terus melihat keindahan dunia.

Ini Resiko Tidak Menjaga Kesehatan Mata

kesehatan mata

Mata merupakan panca indra yang memiliki peran penting bagi manusia. Dengan matalah Anda dapat melihat keindahan isi bumi dan melihat benda-benda yang lain. Oleh Karena itu, mata sangat penting untuk dijaga. Hal ini dikarenakan banyak dampak atau resiko yang terjadi ketika tidak dapat menjaga kesehatan mata dengan baik. Banyak orang yang melakukan berbagai cara untuk mendapatkan mata yang baik. Untuk itu, bagi Anda yang tidak ingin mengalami masalah-masalah pada mata, sebaiknya untuk menjaga kesehatan mata. Menjaga kesehatan mata tidak begitu sulit untuk dilakukan, cara mudah untuk menjaga kesehatan mata dengan cara menjaga pandangan mata di depan layar computer dan TV, belajar dengan posisi yang baik tidak belajar di bawah sinar lampu yang redup, dan lain sebagainya. Mengapa Anda harus menjaga kesehatan mata? Karena banyak yang menjadi resiko atau penyakit mata yang membuat mata Anda bermaslah. Apa saja resiko dari tidak menjaga kesehatan mata?

Buta

Tidak menjaga kesehatan mata dengan baik, tentunya membuat resiko yang kemungkinan besar dapat membuat orang buta. Buta tidak hanya bawaan dari lahir, tapi juga yang membuat orang buta karena banyak faktor. Buta sendiri dapat terbagi 2, yaitu buta persial dan buta lengkap. Buta lengkap disini dimaksudkan bahwa mata tidak dapat melihat sama sekali. Lain halnya dengan buta persial, buta yang mempunyai pandangan penglihatan terbatas. Buta persial ini Anda masih dapat melihat, tapi dengan penglihatan yang terbatas. Kebutaan ini dapat terjadi secara mendadak oleh karena itu Anda harus berhati-hati. Kebutaan ini dapat terjadi dikarenakan Anda kurang menjaga kesehatan mata, seperti luka pada permukaan mata yang tidak diobati dan faktor makanan yang dapat menyebabkan seseorang mengalami glokoma, diabetes. Menderita glaukoma, dapat menimbulkan kerusakan pada syaraf mata. Oleh karena itu, Anda harus memperhatikan kesehatan mata untuk menjaga pola maka dengan baik.

Mata minus

Resiko selanjutnya jika Anda tidak dapat menjaga kesehatan mata adalah mata akan menjadi minus. Mata minus ini dapat terjadi pada siapa saja, baik anak, remaja, atau orang tua. Hal ini dapat terjadi karena tidak dapat menjaga kesehatan mata dengan baik. Yang menyebabkan mata minus sendiri karena pola makan yang tidak dijaga, sering berada di depan layar TV maupun komputer dengan posisi duduk yang salah, belajar di tempat gelap, dll. Jika resiko ini tidak ingin terjadai pada Anda, sebaiknya untuk menjaga kesehatan mata dengan baik, seperti istirahatkan mata setelah lebih kurang 2 jam berada di depan Komputer.

Katarak

Katarak merupakan penyakit mata yang sering dialami oleh orang yang telah berusia lanjut. Penyebab katarak sendiri karena faktor keturunan, penyakit diabetes, mata terkena sinar mata hari cukup lama, dan pengguna obat tetes mata. Oleh karena itu, untuk menjaga mata Anda dari debu yang menyebabkan mata merah, sebaiknya jangan asal pilih obat tetes. Hal ini dapat membuat mata Anda mengalami kerusakan salah satunya katarak.

Silinder

Mata silinder merupakan adanya kelainan pada mata yang disebabkan karena kornea mata melengkung yang tidak merata. Mata silinder sendiri dapat terjadi pada anak-anak maupun orang tua. Penyebab mata silinder sendiri sama halnya dengan resiko yang lainnya, yaitu karena membaca sambil tidur, kurang vitamin A, dan menonton TV terlalu dekat. Untuk meminimalisir terjadinya mata silinder sebaiknya untuk menjaga mata dengan baik, dengan cara menghindari hal-hal yang membuat mata sakit.

Demikianlah resiko atau penyakit yang dapat disebabkan karena tidak menjaga kesehatan mata dengan baik. Dengan Anda mengetahui penyebabnya, mudah-mudahan Anda akan menjaga kesehatan mata dengan baik.

Pentingnya Scaling Gigi

Scaling gigi adalah metode perawatan gigi menggunakan alat dengan ujung lancip untuk membersihkan karang gigi, mencegah perubahan warna gigi, mencegah gingivitis, dan mencegah bau mulut. Perawatan ini dianjurkan minimal 6 bulan sekali.

Scaling Gigi

Gigi lebih dari sekedar mempermudah menggigit atau mengunyah makanan dan menunjang saat berbicara, melainkan mempercantikan senyuman. Maka dari itu, gigi harus dirawat dengan baik agar selalu bersih, sehat, dan kuat. Jangan hanya memanfaatkan fungsinya saja 😀 Ujung-ujungnya kan Anda sendiri yang merasakan dampaknya apabila tidak merawat gigi dengan baik misalnya sakit gigi karena gigi berlubang, gigi ngilu karena penurunan gusi, karang gigi karena sisa makanan yang menempel, gigi berjejal karena takut cabut gigi, dan lain sebagainya. Ingat, perawatan gigi bukan hanya terbatas pada membersihkan gigi menggunakan sikat gigi, dental floss, atau obat kumur saja karena terkadang masih ada sisa makanan yang menempel, melainkan juga harus melakukan scaling minimal 6 bulan sekali sebagai durasi yang dianjurkan. Apa pentingnya scaling gigi? Berikut:

Membersihkan karang gigi    

Karang gigi, masalah gigi yang tidak hanya memicu bau mulut & menurunkan estetika gigi tetapi juga lama-kelamaan bakal membuat gigi keropos. Bicara mengenai karang gigi, bagaimana bisa terbentuk? Pertama, bisa jadi karena kondisi gigi berjejal atau gigi menggunakan kawat gigi sehingga sulit dibersihkan menggunakan sikat gigi biasa. Alhasil, sisa makanan yang menempel lama kelamaan menjadi karang gigi. Kedua, sikat gigi yang tidak benar & tidak teratur juga bisa membuat kondisi gigi tidak begitu bersih. Kalau sudah ada karang gigi, sekeras apa pun menyikat gigi, tidak bakal membuat karang gigi hancur justru bakal membuat gusi terluka. Lantas? Melakukan scaling gigi.

Mencegah perubahan warna gigi

Warna gigi tidak putih? Coba jawab pertanyaan berikut:

  • Sulit meninggalkan rokok & alkohol?
  • Tidak bisa beraktivitas tanpa minum kafein?
  • Pakai behel untuk sekedar gaya/ikut tren?
  • Suka minum-minuman berkarbonasi?

Jika semua pertanyaan jawabannya iya, wajar bila Anda memiliki gigi yang kuning atau hitam. Untuk mengatasinya, Anda bisa melakukan veneer gigi atau bleaching gigi (tapi harus siap dengan resiko gigi ngilu setelah perawatannya). Untuk mencegah kembali gigi menguning atau menghitam, hindari kebiasaan buruk di atas dan tak lupa rutin melakukan scaling ke dokter gigi terpercaya.

Mencegah gingivitis     

Gingivitis merupakan penyakit radang gusi yang akhirnya membuat gusi bengkak bahkan sampai kehilangan gigi. Penyakit ini bisa terjadi karena karang gigi hingga di garis perbatasan antara gusi dan gigi. Oleh karena itu, karang gigi sesegera mungkin harus dibersihkan. Pembersihan karang gigi tidak bisa hanya menggunakan sikat gigi karena teksturnya yang keras & lengket. Menusuk-nusuknya agar lepas juga tidak dianjurkan karena dapat mengenai gusi sehingga memicu iritasi. Scaling gigi, perawatan gigi untuk membersihkan karang gigi dan mencegah mengalami gingivitis yang bisa Anda dilakukan. Sekedar informasi gingivitis juga disebabkan karena kurang minum air putih, sikat gigi yang keras dan cara menyikat gigi yang salah, sering merokok, dan lainnya.

Kumur menggunakan air garam plus air hangat, mengoleskan minyak cengkeh, mengoleskan madu, dan memperbanyak minum air putih jadi beberapa cara untuk mengatasi gingivitis secar alami.

Mencegah bau mulut

Apa yang terjadi apabila karang gigi tidak segera dibersihkan? Karang gigi akan membuat gusi menjadi bengkak dan gigi keropos hingga akhirnya memicu bau mulut. Bau mulut yang dialami bakal merusak hubungan dengan orang terdekat bahkan bakal menghambat kontak sosial dengan banyak orang. Jadi, karang gigi harus segera diberishkan dengan scaling gigi. Sebagai tambahan, bau mulut juga dipicu karena mulut kering & makanan berbau tajam. Untuk itu, tingkatkan asupan air putih agar tidak bau mulut selain tidak kehilangan konsentrasi & punya ginjal yang sehat. Di samping itu, hindari makanan seperti petai atau jengkol.